Halaman

Sabtu, 27 Desember 2014

The Best Women it’s My Mom


Menyapamu adalah hal yang kurindukan
Apata lagi melayanimu, adalah dambaan
Saat ku tau begitu istimewanya dirimu
Saat itu pula tak sanggup ku membelaimu
Apa lagi memeluk erat tubuhmu

                Teman – teman ku bilang,
                Dalam rintikan hujan ada bayangan wajahmu
                Tapi bagi ku,
                Tak hanya rintikan hujan kau selalu hadir
                Bayanganmu yang berwujud sosok indah
                Dari balutan sejarah perjuangan kau hadir

Kesakitanmu dalam menghadirkanku kedunia
Dikala dahak yang mengganggumu
Mengganggu kelancaran pernafasanmu
Hingga kau sering menjau dari anakmu
Ketakutanmu akan anakmu tertular
Takut anakmu tau sakit rasanya
Kau relakan jauh dari bayimu
Tak bisa memuluk hingga menyusui
Hingga diri ini lupa kaulah orangnya
Yang telah mengandung dan melahirkan

                Kesakitanmu atas ujian saudaramu
                Kau nampak terus tegar dengan caci makiannya
                Bahkan ibumu tak sekalipun mendukungmu
                Dengan mudahnya dia merendahkanmu
                Menyakiti hatimu
                Hingga terus – terusan menyusahkanmu
                Dan sabar yang kau tunjukan padaku
                Bagai samudra yang terhampar luas
Membentang alam semesta ini

Perlajaran yang tak kau ceritakan
Tapi kau contohkan
Bahwa ujian itu akan selalu berat
Tapi dengan bersabar pastilah jadi ringan
Tetap menyayangi dan mengasihi
Siapapun yang memusuhi
               
Kesakitan atas kemiskinan
Kala yang keluar dari mulutmu darah
Bersama batuk yang menjadi
Kala itu kau tetap bertahan
Dengan menahan lapar berhari – hari
Kau rela tak makan hanya untuk memenuhiku
Kau relakan harga dirimu terinjak
Hanya untuk mencari pinjaman uang jajanku

Didepanku kau tunjukan sehatmu
Sedang dimalam kau terdengar sangat lemah
Batukmu yang tak lekas sembuh
Bertahun – tahun kau lewati
Air mataku tak kering hingga ku terlelap dengan sendirinya
Air mata kesedihan atas sakitmu yang kian parah
Dan kau terus mengajariku arti syukur
Bahwa apa yang Allah berikan
Maka itulah yang kita syukuri
Pun ketika itu sakit

Kala itu tak aku sadari
Begitu istimewanya dirimu
Kau hadir kala ku marah
Marah akan susahnya pelajaran sekolah
Kau pun hadir dikala aku bahagia
Ketika aku masuk kelas unggulan
Doamu kau hadirkan ditiap malam – malammu
Untuk kesuksesan hidupku
Dan kini doa mu tlah terkabulkan Allah
Dan yang selalu hadir dalam semangatku

Dan kini, tahukah engkau ?
Aku telah dewasa
Aku telah melalui apa yang kau katakan waktu itu
Bagaimana aku bisa melupakan pesanmu?
Sedang engkau selalu merendah diri dengan mengatakan
“Nak, kelak kamu harus menjadi orang, jangan seperti ibu,
Ibu hanya orang – orangan sawah.”
“Kelak kamu harus sekolah yang tinggi jangan seperti ibu,
SD saja tidak lulus”.

Tak kah engkau sadar  betapa sempurnanya dirimu
Dengan akhlak mu kau mengajariku
Dengan tanganmu kau membesarkanku
Dengan lisanmu kau membimbingiku
Dengan kakimu kau penuhi kebutuhanku

Kau tak menunggu sekolah tinggi untuk melakukan itu
Kau tak menunggu kaya untuk mengorbankan itu
Kau tah menunggu balasan untuk memenuhi itu

Dan kau adalah ibuku  
Orang yang paling ku rindu diantara orang yang hadir dalam hidupku
Kau adalah ibuku, orang yang ingin aku peluk
Orang yang sangat ku rindu suara lembutnya
Hingga suara batukmu yang selalu terbayang dimalam hariku
Suara nafasmu yang terengah – engah
Selalu mengiang – iyang ditelingaku

Ibu, tahukah engkau?
Saat yang lain lelah dengan aktivitas kampusnya
Saat itu pula kaulah yang mereka cari
Tapi bagiku, saat itu pula aku mengingat perjuangamu
Membesarkan dan mendidikku
Dan aku yakin doalah yang terbaik untukmu
Janjiku padamu akan ku hadirkan
Anak – anak yang shalih dari rahim ini
Untukmu wahai ibu,
Kelak mereka juga akan mendoakanmu
Kelak mereka akan aku ceritakan tentangmu
Kelak mereka akan mengunjungi kuburanmu
Kelak aku pun akan mendidik mereka
Sekuat kau mendidik dan membesarkanku
Aku pun akan terus mengingat pesan mu
Pesan terbaikmu untukku
Dan Insyaa allah kita akan berjumpa kembali
Di tempat yang paling indah
Surga Firdaus-Nya

My Mom, I love you and I Miss You
Untuk ibu disinggasana terbaik-Nya
Berharap Allah menolongnya dan menempatkannya disinggasana terbaik-Nya.
Darni Ra (Insyaa Allah)

Dari yang menyayangimu selalu Siti Maryam yang Insyaa Allah menghadirkan hadiah spesial lulus S1 FIB UGM 2015 untuk ibu.

Selasa, 14 Januari 2014

Silaturahim

kalo ingin jadi manusia yang bermanfaat, kita harus bisa menata diri dulu...
#sentilan1
udah bikin life plan blm? jangn hanya karena disuruh wktu ospek aja bkinnya. tapi harus bikin yg sungguh - sungguh....
kalo tak punya kita akan terombang - ambing oleh nafsu. ketika kampus tidak jelas apalagi ketika lulus dari kampus. Na'udzubillah.
#sentilan2
dikampus itu bukanlah sebuah realita. dan kehidupan masyarakatlah sebuah kehidupan yang sesungguhnya karena disana ujian sangatlah terlihat jelas mulai dari kerjaan, keluarga, lingkungan dll. dan tau g? dikampus itu adalah tempat kita belajar, kalo dikampus aja kita udah g jelas arah dan tujuan bagaimana dengan kehidupan yang sesungguhnya......????
#sentilan3
kalo menikah ada 1 hal yang harus kita ingat. Bukan "dengan SIAPA kita menikah" tapi "Dengan Orang SEPERTI APA kita menikah"
#sentilan4
jadi kalo hendak menikah mintalah kepada Allah ketika kita akan dipertemukan dengan jodoh semoga IMAN KITA sedang dalam keadaan yang PALING PUNCAK. sehingga suami diri2 kita adalah orang yang selalu mendukung dan membina kita menuju keridhaannya. karena tak jarang seorang suami yang melarang istrinya mengaji gara - gara hamil, punya anak dll.
#sentilan4
Kata presiden mahasiswa UGM thn 20... teruskan aktivitas yang menurut kita baik yang konsisten kita lakukan hingga ada yang memberi peringatan bahwa apa yang kita lakukan salah...
(jangan disalah artikan: maksudnya biar kita lebih kreatif dan berkembang dalam berfikir).
#sentilan5
kita kadang tak tahu apakah ibadah fardu kita diterima Allah atau tidak. sholat kita, puasa kita. bisakah kita memastikan akan diterimanya amalan - amalan itu?? waallahu a'lam... yang bisa kita ikhtiarkan adalah muamalah kita dengan sesama manusia. jadi banyak lah beramal untuk perbaikan umat. banyak cara yang bisa kita lakukan. pilihlah satu jalan yang jadi rencana kita menuju keridhaan-Nya.
#sentilan6

aku jadi menarik kesimpulan...
" Menjadi Sosok Yang Mempesona itu bukan terlihat dari fisik saja yang sempurna tapi dari Sosoknya yang selalu memberi arti dan berarti untuk umat"

semoga Sentilan2 ini bisa jadi nasihat besar kita dan bisa jadi awal perubahan perbaikan diri - diri kita...
Aamiin...
semangat.....

Minggu, 05 Januari 2014

Panggilah Ter-unik Untuk-ku

selama di jogja aku menemukan panggilan - panggilan baru untuk ku. dan itu membuatku merasakan kasih sayang dari para saudara - saudaraku. aku merasa bahwa benar kaum muslimin itu bersaudara hingga ke hal yang kecil. termasuk membahagiakan saudaranya dengan panggilan - panggilan yang dia sukai...:)
saudara - saudaraku di UGM mempunyai nama panggilan untuk-ku dengan keunikan masing - masing. berikut aku sebutkan:
1. diasrama banyak panggilan untuk-ku, misal: May, Iyam, Iyem, Maryam
2. temen - temen seangkatan, telah memanggilku dengan Marina, Marince, May, Yam,
3. sedang yang lain ada panggilan, Meri, Mba Mar, Mar,

sungguh unik. walaupun sebenarnya nama-ku sudah sangat bagus dan mulia yaitu Maryam, terinspirasi dari seorang wanita yang suci dan sangat terhormat yaitu Maryam ibunya Nabi Isa. semoga dengan mengganti nama panggilan saya tidak mengurangi harapan besar atas pemberian nama kepada saya.
semoga panggilan - panggilan itu adalah sebuah bukti kasih sayang mereka kepada saya karena Allah...

i love you my family in Yogyakarta...:)

Jumat, 27 Desember 2013

Tahun Baru Impian Baru

Ternyata waktu berjalan sangat cepat, dan akhirnya sampailah kita dipenghujung tahun 2013 dan sebentar lagi kita akan menjumpai tahun baru tahun 2014 M Insyaa Allah.
Tanpa kita rasa ternyata kita harus mengevaluasi targetan 1 tahun ini. apakah sudah tercapai ataukan belum?
yah, segera mengevaluasi untuk menyiapkan targetan baru.
apa yang sudah kita lakukan 1 tahun ini? sudahkah kita menebar benih kebaikan.

Kamis, 21 November 2013

Soup dan Ayah

Ayah, kau memang sosok yang paling di segani oleh anak - anaknya.
Ayah, kau adalah orang yang paling ditakuti seorang anak ketika dia berbuat salah
Ayah, kau memang sosok yang paling bijak dalam memberi masukan.
Ayah, kau memang teladan anak - anaknya
Ayah, kaulah orang yang paling bekerja keras dalam urusan rumah tangga
Ayah, kaulah memang paling sempurna...
apalagi ketika memang sang ibu telah tiada, kau begitu sabar dengan semua yang ada. kau begitu tabah dengan semua yang kau terima....

tapi, memang repot ya punya ayah yang pintar masak. paling teliti dalam masakan.
sampai - sampai ketika aku masak sayur soup daun ubi jalar kau mengomentarinya. karena memang aku kira yang namanya soup ya sama aja dengan sayur - sayur yang lain. dan ternyata harus di tumis dulu bumbunya dn itu tak aku lakukan. ternyata itu salah.
ehm, malu aku dikoment masalah mkanan oleh ayah.
kayak aku g bisa masak aja.... -_-

tapi luar biasa itulah ayah-ku yang sangat pandai masak dan ternyata teliti dalam hal masakan. sampai dia begitu paham perbedaannya. padahal menurutku sama aja dan tidak terlihat betul bedanya.

semoga bisa buka restoran dengan koki ayah ku dan kakakku....

Senin, 11 November 2013

saat terakhir bersamanya

ditemani oleh rintikan air bersamaan suara yang mengelegar dari atas langit sana yang membuat bintang mengurungkan niat untuk memunculkan keelokannya.
aku merenung, aku terdiam dengan jari - jari yang secara sengaja menyentuh tiap huruf dalam keyboard hingga muculah tulisan ini.
diam  yang panjang seolah - olah  berfikir yang mendalam.
aku merasa bahwa aku telah melalui semua ini,
aku telah memulainya dan aku harus mengakhirinya,
aku telah lama bersamanya dan kini aku harus berpisah dengannya,
sedih karena akan jauh darinya,
tapi bahagia karena tlah menyiapkan penggantiku yang lebih baik untuknya,
o'oh Tuhan dirinya telah membuatku terlena
terlena akan cinta, cinta terhadap perjuangan...
semoga tak pernah sia - sia waktuku selama ini bersamanya...
dan bisa menjadi bekalku jika kembali pada-Nya..
semoga penggantiku adalah yang bisa menganktnya
yang bisa membesarkannya dan bisa menyatukan yang harus disatukan
mengikat yang harus diikat dan menguatkan yang harus dikuatkan..
karena dia
"KELUARGA MUSLIM ILMU BUDAYA"

dan aku akan segera
tergantikan...
ehm bentar lagi suksesi eu.....:)

Barakallah untuk semua pioner - pioner dakwah 2011 atas perjuangnya selama ini...
tetap semangat sampai akhirat,

PENCARIAN LILIN DITENGAH MATI LAMPU

Ketika ku berjalan dengan penuh kegelapan
Kau tak peduli akan apa yang terjadi padaku
Kau hanya diam tak berdaya disebuah singgasana
Tempat pejuang merebahkan tubuhkanya saat lelah
Tempat sang suami berasakan hangat pelukan dengan sang istri
Kau tak peduli
Tak peduli dengan ketakutanku
Takut akan tersesat dan jatuh
Jatuh yang akan melukaiku
Melukai diri yang lemah ini
Yah,
Berjuang adalah ucapan manis yang disukai para pemenang
Aku terus berjuang mendapatkanmu
Mendapatkan tubuh putihmu
Tak ada menyerah
Walau aku harus tertatih – tatih dlam berjalan
Berjalan dengan penuh rasa takut
Ketika tak sanggup berjalan aku relakan merangkak
Merangkak diri ini dengan meraba
Meraba disetiap sisi
Berharap mendapatkanmu
Mendapatkan tubuh halusmu
Sabar, sabar, dan sabar
Semangat, semangat, dan semangat
Berjuang, berusaha dan berdoa
Aku yakin akan menemukanmu
Hingga kau dapat menerangi kegelapanku
Aku percaya kau ada
Karena kau pernah aku dapatkan
Aku tak menyerah
Apalagi putus asa
Walau kegelapan semakin menyudutkanku
Aku terus berharap tangan ini bisa meraihmu
Ah, aku lelah
Aku tak dapat menemukanmu
Air mata ini tanpa izin menetes dengan berat
Aku tak kuat untuk menangis
Aku tak tahan dengan apa yang menimpaku
Aku tak sanggup menahan semua ini
Aku lelah,,,
Aku lelah,,
Ya tuhan aku tak kuat lagi
Aku tah tahan lagi
Aku pasrahkan diri ini pada-Mu
Kuserahkan diri ini
Apa yang akan aku temui
Aku hanya bisa memohon lindungan-Mu
Apa yang akan terjadi pada diri yang lemah ini
Aku hanya memohon pertolongan-Mu
Temukan aku dengan dia
Dia yang dapat menemani kegelapanku
Kegelapan yang menakutkanku
Dia yang dapat menerangi malamku
Malam panjangku
Ya Allah temukan kau dengan dia
Usahaku telah diujung kesanggupanku
Doaku dari dalam kalbuku
Kini pasrahku pada-Mu

PENCARIAN LILIN DITENGAH MATI LAMPU
By. May_Iyam

Pejuang sejati tak gentar henti

Selasa, 01 Oktober 2013

Mimpi yang terlupakan

Sangatlah sulit untuk tetap pada apa yang diimpikan saat itu. Menyebut "Saat itu" adalah waktu dimana aku sangatlah ber-api - api dengan impian - impian besar dan optimis akan tertunaikannya.
"Saat Itu" adalah waktu dimana aku sampai meneteskan air mata bahagia bisa menapakan kaki di kampus biru, kampus kerakyatan (katanya) dan sebenarnya kampusnya orang kaya.
"Saat Itu" adalah waktu dimana aku telah pasrah akan kepetusan Sang Maha Kuasa atas semua yang t'lah ku usahan sebelum "Saat Itu" juga.
Mengingat "Saat Itu" membuat teringat akan mimpi - mimpi yang ternyata telah aku lalaikan, mimpi - mimpi besar yang aku buat yang tak seorangpun menyamai tiap targetan - targetannya....

Di belakang itu, setelah lembaran - lembaran waktu t'lah berjalan, hingga detik - detik kisah t'lah terlewati dengan penuh kesan suka n duka itulah adanya. hampir - hampir tak aku temukan kembali kepingan - kepingan mimpi - mimpi indah yang begitu di agung - agungkan "Saat Itu".
"Saat Ini" tak akan lepas dan luput dari kata "Saat Itu"....
karena memang idelisme "Saat Itu" sangatlah jauh melambung dari Realita "Saat Ini"..

aku hampir - hampir melupakan semuanya, apakah hidupku tak akan ada lagi mimpi? mimpi - mimpi besar yang kelak akan jadi kenyataan - kenyataan besar pula. apakah aku hanya seonggok kayu yang sangat mudah dibawa kemana - mana walaupun harganya ada yang mahal. Tidakkah aku bisa jadi sebuah pohon besar yang kuat dan tak ada yang berani menegor, merusak karena pohon itu bisa memberi kenyamanan dan keteduhana dikala panas. tidakkah aku bisa memberi keteduhan dikala orang - orang disekeliling merasa panas karena tak memahami islam dan perkembangan dunia.

pasti masih ada harapan, mulai hari ini aku bersama Allah yang Maha Melihat dimana aku sedang berada "Saat Ini" aku berjanji, untuk terus belajar dan belajar menjadi hamba-Nya yang mendekati kesempurnaan.
dengan memberdayakan segala limpahan nikmat-Nya...

Semoga Allah meridhai setiap langkah Hamba - hamba-Nya yang berusa memperbaiki diri....

Senin, 15 Juli 2013

Barakahnya makanan orang shalih

malam ini saya ikut shalat isya dan tarawih di masjid Mardiyah, bahkan saya ikut kajian dan buka bersama.
setelah shalat isya saya mendengarkan kultum dengan seksama dan penuh perhatian.
Kultum kali ini mengangkat kisah tentang Muhammad bin Idris Assyafi'i atau terkenal dengan dengan Imam Syafi'i. pada suatu hari beliau melakukan sebuah perjalanan ke Baghdad menuju rumah Ahmad Bin Hambal atau dengan sebutan masyhurnya Imam Ahmad dalam rangkan bersilaturahim, karena Imah Ahmad merupakan Sahabat dan Murid yang dekat dengan beliau.
dalam perjalanan Beliau meniatkan diri untuk tidak makan makanan sembarangan dan menahan diri sampai tiba di Baghdad.
setibanya di rumah imam Ahmad,beliua langsung menyambutnya dengan sambutan sangat istimewa dan hidangan yang sangat istimewa pula.
anak Imam Ahmad begitu penasaran dengan guru dan sahabat dekat ayahnya ini, dia begitu memperhatikan di setiap gerak - geriknya, dan dia menemukan beberapa hal yang janggal baginya dan membuatnya bertanya - tanya.
1. dia melihat Imam Syafii begitu lahapnya saat makan, layaknya seorang yang kelaparan,
2. setelah selesai makan Imam Syafii langsung menuju tempat peristirahatan yang telah disiapkan Imam Ahmad. Anak Imam Ahmad berujar, katanya beliau gurunya ayah-ku kok tidak lebih baik dari ayahku. setelah selasai makan langsung menuju kamar padahal ayahku masih disiburkan dengan mentafakuri hadis - hadis kok beliau malah beristirahat.
3. di sepertiga malam anak Imam Ahmad tambah merasa bingung karena dia tidak melihat imam syafii shalat malam seperti ayahnya.
4. ketika waktu subuh dia melihat Imam syafii keluar kamar dan langsung menuju masjid tanpa mengambil wudhu terlebih dahulu.
kebingungan itu ia tanyaka ke ayahnya, "yah, mengapa Imam syafii yang katanya sang guru/ imam termasyur melakuakn hal itu (menyebutkan 4 poin di atas)." tanya sang anak pada ayahnya.
Imam Ahmad hanya menjawab: "tanyakanlah ke Imam Syafii, kamu pasti mendapat banyak pelajaran."
akhirnya dia puny menanyakan hal demikian ke Imam Syafii. dan benar sekali dia mendapat banyak pelajaran dari beliau.
1. "saya baru perjalan jauh dari Mesir menuju Baghdad dan menahan diri dari segala yang mengoda dan dari hal - hal yang tidak baik termasuk makan makanan sembarangan. karena MAKAN MAKANANNYA ORANG SHALIH ITU pasti BERKAH karena didapatnya juga dengan cara yang berakah.
2.setelah makan saya masuk kamar itu untuk mentarakuri sebuah hadis hingga subuh tiba dan saya menjaga wudhu sehingga sesampai waktu subuh saya langsung menuju menuju masjid karena msih punya wudhu.

semoga bermanfaat....:)

Jumat, 12 Juli 2013

siapkah kita dengan masa depan?

12 juli 2013 di cokrokusuman pukul 20.45
malam ini aku mengikuti arisan warga cokrokusuman RT 44 sedikit sekali orang yang datang dan aku termsuk yang paling muda yang berada di situ, tentunya yang paling cantik dong...:)
aku tak bisa banyak bertanya dan komentar bahkan aku hanya bisa terdiam termenung dengan hal yang sedang dibahas ketika aku baru masuk forum yaitu kondisi pemuda yang fakum tak ada gerak bahkan hanya bisa membuat program - program kosong tanpa real kerja nyata. hatiku terasa tersayat mendengarnya karena aku sadar kau juga termasuk pemuda desa ini bahkan akupun tak tau apa - apa dengn kondisi pemuda bahkan warga.
diam penuh hening yang aku lakukan, bibirku serasa gemetar dan sangatlah malu untuk bertanya.
aku hanya bisa berfikir panjang, tentang diri-ku mungkin diri - diri kita (hai para pemuda) sudahkah kita siap berada diposisi mereka yang pusing memikirkan kesejahteraan masyarakat walaupun hanya tingkat RT dengan kondisi pemuda yang fakum, kondisi warga yang apatis cuek dan tak peduli dengan kondisi sekelilingnya. siapkan fikiran kita akan terkuras dengan sengatnya untuk memirkan, mengatur dan menjalankan program untuk kemakmuran warga. walau banyak hujatan, cacian, bahkan terpaan yang menghadang.
siapkah kita trjun dimasyarakat apalagi ketika kita terjun di lingkungan yang minmnya pendidikan dan terabaikannya sumber daya alam dan manusia. kita harus bekerja keras memahamkan tiap langkah dan gerak kita, kita harus mengajarkan banyak kata, makna dan cara. siapkah kita?
sudah tak berbayang lagi  masa depan yang akan kita tempuh ketika persiapan - persiapan masa kini masih minim.
terus belajar - dan belajar berkarya berlatih dan bervisi jauh kedepan, hingga akhirnya persiapan - persiapan itu tak sadar telah kita rencakan dan siapkan dengan baik....
salam sejahtera

sang pemimpin

hal yang berat adalah ketika jadi seorang pemimpin. dia harus berfikir keras bagaimana orang - orang yang dipimpin merasa nyaman dan sejahtera atas kepemimpinan sang pemimpin. dia harus berfikir bagaimana cara bermain cantik agar para prajurit/ staf/ anggota merasa tak tertekan dengan kepemimpinannya dan mencari cara agar setiap program yang direncakan adalah buah pemikiran dan kebutuhan bersama sehingga tidak ada lagi single fighter atau otoriter yang menyebabkan orang - orang kabur satu persatu meninggalkan kepemimpinannya. dia pun harus berusaha adil di semua anak walaupun adil itu tak meski sama dia harus tahu bagaimana menyikapi setiap permasalahan setiap anak- anaknya,
memang tak mudah dan harus diakui bahwa itu berat bahkan sangatlah berat.
bahkan hal yang sangat harus difikirkan adlah seorang pemimpin adalah teladan dia akan menurunkan karakter - karakternya ke anak buahnya/ anggotanya.
kita harus bijak dalam mengambil keputusan jangan asal karena kemauan kita belaka bahkan jangan hanya karena kita ingin tapi harus ada sumber dan dasar yang menguatkannya.
kita pun harus bisa membagi job sesuai dngan kompetensi anak - anak yang kita bina.
yang perlu kita tahu juga bahwa staf/ anggota tak hanya di penuhi tugas - tugas berat tanpa cinta, cobalah ditanya kabar dia, kondisi ruh dia bahkan tanyakan pula kabar baik dan buruk tiap pekannya.
makannya Allah menciptakan Rasul akhir zaman dengan akhlaq yang sangat sempurna karen Allah Maha Tahu pentingnya seorang pemimpin. dan kita harus menyontoh kepemimpinan Rasulullah agar kita selamat sejahtera sampai akhirat.
tapi semua itu adalah pembelajaran terbesar bagi diri - diri kita, itulah yang akan menunjukan siapakah diri kita? seperti apakah karekter kita? dan yang pasti keistiqamahan kita......
selamat jadi pemimpin yang menyontoh Rasulullah...:)

Senin, 03 Juni 2013

sebab dicabut berkah dari Allah

dalil pembahasannya
 $tBur `ÏB 7p­/!#yŠ Îû ÇÚöF{$# žwÎ) n?tã «!$# $ygè%øÍ ÞOn=÷ètƒur $yd§s)tFó¡ãB $ygtãyŠöqtFó¡ãBur 4 @@ä. Îû 5=»tGÅ2 &ûüÎ7B ÇÏÈ  
6. dan tidak ada suatu binatang melata[709] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[710]. semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).

[709] Yang dimaksud binatang melata di sini ialah segenap makhluk Allah yang bernyawa.
[710] Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan tempat berdiam di sini ialah dunia dan tempat penyimpanan ialah akhirat. dan menurut sebagian ahli tafsir yang lain maksud tempat berdiam ialah tulang sulbi dan tempat penyimpanan ialah rahim.

öqs9ur ¨br& Ÿ@÷dr& #tà)ø9$# (#qãZtB#uä (#öqs)¨?$#ur $uZóstGxÿs9 NÍköŽn=tã ;M»x.tt/ z`ÏiB Ïä!$yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur `Å3»s9ur (#qç/¤x. Mßg»tRõs{r'sù $yJÎ/ (#qçR$Ÿ2 tbqç7Å¡õ3tƒ ÇÒÏÈ  

96. Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
dari dalil diatas dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. tidak adanya taqwa dan rasa takut pada Allah
  2. tidak adanya ikhlas dalam amal
  3. tidak menyebut nama Allah ketika mulai pekerjaan
  4. memakan harta haram
  5. tidak berbakti pada orang tua/ menelantarkan anak
  6. memutus tali kekeluargaan dan silaturahim ini
  7. tidak bertawakal kepada Allah dgn sebenar - benar tawakal
  8. tdak senang dan puas dengan apa yang diberi Allah
  9. melakukan maksiat dan tidak mau bertaubat
  10. tidak mensyukuri nikmat allah.

semoga bermanfaat....:)